JurnalisNetwork-KOTA TEGAL-Olah raga senam aerobik dinilai berkembang di Kota Tegal, ditengah perkembangan zaman dan perubahan gaya hidup.
Atas berkembangnya olah raga kebugaran ini, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengapresiasi ASIAFI Kota Tegal yang terus konsisten menjadi motor penggerak olahraga kebugaran di Kota Tegal.
Hal tersebut disampaikan saat lomba Senam Aerobik Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitness Indonesia (ASIAFI) Kota Tegal Cup Tahun 2025 se-Karesidenan Pekalongan di GOR Wisanggeni, Minggu (14/12) pagi.
Baca Juga: Tabligh Akbar Tegal Berhaji
"Di tengah perkembangan zaman dan perubahan gaya hidup, keberadaan para instruktur aerobik dan fitnes menjadi sangat penting, bukan hanya dalam membimbing aktivitas fisik, tetapi juga dalam membentuk pola hidup masyarakat agar lebih sehat, aktif, dan produktif," ujar Dedy Yon.
Dedy Yon juga menyampaikan bahwa kegiatan lomba senam aerobik ini tidak boleh dipandang sebagai agenda rutin atau ajang hiburan semata.
Baca Juga: Festival Taste dan Talent di Gelar di Kota Tegal
"Ini adalah bagian dari ikhtiar besar kita mendorong masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai kebutuhan, bukan hanya hobi. Olahraga aerobik juga memberikan dampak yang cukup luas pada sektor sosial dan ekonomi. Komunitas aerobik mendorong terciptanya ruang interaksi sosial yang sehat, mempererat kebersamaan lintas usia, serta menciptakan suasana masyarakat yang rukun dan penuh energi positif," tambah Dedy.
Sementara itu, Ketua ASIAFI Kota Tegal, Debby Firoeza Indiany menyampaikan Senam aerobik adalah olah raga yang populer dan manfaat bagi kesehatan.Dan tumbuh beberapa gerakan hasil inovatif yang menambah khasanah senam aerobik di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah berkesempatan senam bersama dan memberikan hadiah kepada pemenang lomba.(*)
Artikel Terkait
Momen Haru saat Relawan Bantu Ibu di Aceh Tamiang Video Call dengan Anaknya yang Berkuliah di Yaman
Bukan Bayar Vendor, Uang Calon Pengantin WO Ayu Puspita Dipakai untuk Menyicil Rumah hingga Jalan-Jalan ke Luar Negeri
Setelah Viral Angkut Beras untuk Korban Banjir di Sumbar, Menko Zulhas Kini Susuri Pesisir Aceh Utara yang Terdampak Bencana
Rombongan Wisatawan Surabaya Dipaksa Bayar Uang Rp150 Ribu di Bangsring Underwater Banyuwangi, Modus untuk Pengawalan Bus
Air Mata Relawan Menetes, Permintaan 2 Selimut Bocah Korban Banjir Aceh: Satu untuk Mamak
4 Staisun Kereta Api Di Jalur Pantura Jateng Jadi Incaran Moda Transportasi Turis Asing
Sulap Sungai Kotor Jadi Wisata Air
Menanam Pohon Bukan Sekedar Mencegah Bencana Tapi Bisa Jadi Inventasi Jangka Panjang
Pakaiannya Hanyut Dibawa Banjir, Pengungsi Anak Aceh Minta Baju