“Karena harga BBM RON 98 naik, kemudian masuk ke subsidi. Itu namanya mengambil hak saudara-saudara kita yang berhak menerimanya. Apa nggak malu?” Ucapnya.
Oleh karena itu, Bahlil juga mengungkapkan ada pengawasan ketat terkait hal tersebut.
“Pengawasannya ketat. Waktu di Seoul, Korea, BBM-nya itu akan diberikan per hari 50 liter, itu tangki sudah penuh, bisa 300-400 Km. Tapi, itu tidak berlaku untuk bus, truk yang mengangkut beras, sayur, logistik, jangan truk yang dipakai sawit atau tambang,” jelasnya.
“Pengawasan itu ada, tapi perlu juga penting keinsyafan dari diri kita. Malu nggak kalau kita diawasin terus?” lanjutnya.
Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi per 18 April 2026
Tiga jenis bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami kenaikan harga per 18 April 2026.
Jenis BBM nonsubsidi yang masih bertahan di harga lama dan tidak mengalami kenaikan adalah Pertamax dan Pertamax Green 95.
Mengutip informasi yang dibagikan oleh Pertamina, harga Pertamax Turbo per 18 April 2026 menjadi Rp19.400 per liter, naik kisaran Rp6.000 per liter dari harga pada 1 April 2026 yaitu Rp13.100 per liter.
Kemudian untuk harga Dexlite, pada 1 April 2026 berada di harga Rp14.200 per liter dan kini, mulai 18 April 2026 naik Rp9.400 menjadi Rp23.600 per liter.
Kenaikan selanjutnya pada Pertamina Dex, dari harga Rp14.500 per liter menjadi Rp23.900 per liter, mengalami lonjakan kenaikan sebesar Rp9.400 per liter.
Sementara itu, Pertamax tetap stabil di harga Rp12.300 per liter dan Pertamax Green 95 Rp12.900.
*