bisnis-naik-kelas

Pisang Candenvish Harapan Baru KTH Green Bayu Banyuwangi.

Senin, 8 Desember 2025 | 09:01 WIB
Para petani pisang Candenvish menghadiri penanaman perdana di Banyuwangi.(foto:ydh)

JurnalisNetwork-BANYUWANGI-Peningkatkan kemandirian ekonomi petani hutan terus dilakukan Kelompok Tani Hutan (KTH) Green Bayu Mandiri di Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi.Kelompok tani ini resmi memulai Penanaman Perdana Pisang Cavendish sebagai bagian dari program agroforestri di kawasan Perhutanan Sosial, Pada Sabtu (6/12/2025).

Pendamping petani Perhutanan Sosial Banyuwangi, Lukman Hakim, menjelaskan bahwa sekitar 50 hektare lahan akan digunakan untuk tumpangsari Pisang Cavendish. Sementara sisanya tetap difungsikan sebagai kawasan kehutanan dan tanaman Multy Purpose Tree Species (MPTS).

KTH Green Bayu Mandiri merupakan penerima konsesi Perhutanan Sosial dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan seluas ±796,85 hektare sesuai SK.1730/MENLHK-PSKL/PKPS/PSL.0/3/2019. Sebanyak 1.446 kepala keluarga tercatat sebagai penerima manfaat dari program ini.

“Program ini adalah bagian dari visi kami untuk menghadirkan hutan lestari, masyarakat sejahtera,” ujar Lukman yang juga dikenal sebagai aktivis Laskar Hijau.

Ditempat sama Tim Perhutanan Sosial PBNU, A’ak Abdullah Al-Kudus menambahkan bahwa pengelolaan hutan oleh masyarakat selama ini terbukti lebih menjaga kelestarian dibandingkan korporasi besar.

“Faktanya, banyak bencana banjir dan longsor terjadi di kawasan yang dikelola korporasi. rakyat lebih arif karena mereka tinggal dan hidup di kawasan itu,” tegasnya.

Sementara Gunawan, offtaker pisang dengan brand B Fresh, menyambut baik inisiatif penanaman Cavendish ini. Menurutnya, suplai pisang premium masih sangat kurang dibandingkan kebutuhan pasar.

“Permintaan harian dari Bali sekitar 10 ton, tapi kami baru mampu memenuhi 4 ton per hari,” ujarnya.

Kegiatan penanaman perdana ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Ganjar Pranowo, Sonny T. Danaparamita (Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan), serta Sandhya Yuddha dari Yayasan Nalar Naluri Nurani. Turut hadir A’ak Abdullah Al-Kudus dari Tim Perhutanan Sosial PBNU dan Gunawan dari KK Banana, Bali selaku offtaker Pisang Cavendish.

Ganjar Pranowo mengapresiasi langkah KTH Green Bayu Mandiri yang dinilai mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan pendapatan petani hutan.

“Program seperti ini mengajarkan kita hidup harmonis dengan alam. Nenek moyang sudah memberi contoh, dan kita wajib melanjutkan demi masa depan anak cucu,” kata Ganjar.(ydh)***

Tags

Terkini

Viral Kasus Penipuan WO di Bekasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 18:51 WIB

Pemkot Tegal Terus Upayakan turunkan Stunting

Kamis, 12 Maret 2026 | 21:35 WIB