Pemkot Tegal Terus Upayakan turunkan Stunting

Photo Author
Agus.R, Jurnalis Network
- Kamis, 12 Maret 2026 | 21:35 WIB
Musrenbang upaya turunkan Stunting (AGUS R)
Musrenbang upaya turunkan Stunting (AGUS R)

JurnalisNetwork-KOTA TEGAL- Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga masa depan generasi. Oleh karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terpadu, lintas sektor, dan berkesinambungan.

Hal tersebut dikatakan Wali Kota Tegal saat Pra Musrenbang Tematik Stunting Tingkat Kota Tegal 2026 di Gedung Adipura, Balai Kota Tegal, Kamis (12/3) yang diselenggarakan Pemerintah Kota Tegal melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Tegal.

Acara tersebut dihadiri Wali Kota Tegal, Wakil Wali Kota Tegal, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tegal, Sekda Kota Tegal, Asisten Sekda Kota Tegal, Kepala OPD, Camat dan Lurah se-Kota Tegal.

Menurut Wali Kota ada enam pilar strategi nasional yang menjadi pedoman yang harus dilakukan. Yakni komitmen kepemimpinan, kampanye perubahan perilaku, konvergensi program, ketahanan pangan dan gizi, peningkatan kapasitas, serta pemantauan dan evaluasi.

Melalui forum ini, pihaknya ingin menekankan beberapa hal penting untuk menangani stunting. Diantaranya intervensi spesifik pada kelompok prioritas, remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, bayi, dan balita, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Kemudian intervensi sensitif melalui penyediaan sanitasi, air bersih, pangan bergizi, perbaikan rumah tidak layak huni, serta edukasi pola asuh dan perilaku hidup sehat.

Baca Juga: Pemkot Tegal Bersama Bulog Salurkan Bantuan Pangan kepada 27.288 PBP

Ketepatan sasaran dengan pemanfaatan data valid agar intervensi benar-benar menjangkau keluarga berisiko stunting. Penguatan peran masyarakat melalui kecamatan, kelurahan, kader posyandu, dan TP PKK dalam pendampingan keluarga serta pemantauan tumbuh kembang anak.

Selain itu, kolaborasi multipihak dengan perguruan tinggi, dunia usaha, dan organisasi masyarakat untuk penelitian, inovasi, edukasi gizi, dan pemberdayaan keluarga juga diperlukan. Sehingga upaya percepatan penurunan stunting tidak hanya menjadi tugas pemerintah saja tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama.

"Saya mengajak seluruh perangkat daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dan konvergensi program. dengan kerja bersama. Saya yakin Kota Tegal mampu mencapai target zero new stunting dan melahirkan generasi sehat, cerdas, serta berkualitas," harapnya.

Wali Kota Tegal juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS, RSUD Kardinah, RSU Islam Harapan Anda, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting. semoga kerja sama ini terus berlanjut dan semakin kuat.

Kepala Bapperida Kota Tegal M. Ismail Fahmi dalam laporan mengatakan kegiatan ini menjadi forum evaluasi sekaligus penyusunan strategi pencepatan penurunan stunting daerah.

Baca Juga: Polres Pemalang musnahakan miras dan knalpot brong

“Selain evaluasi kinerja perangkat daerah, kegiatan ini juga menjadi forum untuk mendeklarasikan komitmen pimpinan daerah, DPRD, OPD, dan para pemangku kepentingan dalam percepatan penurunan stunting,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Agus.R

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Viral Kasus Penipuan WO di Bekasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 18:51 WIB

Pemkot Tegal Terus Upayakan turunkan Stunting

Kamis, 12 Maret 2026 | 21:35 WIB
X